Suatu pagi yang cerah
Ingatanku melayang
Pada sebuah ruang kecil di pojok rumah
Kuarahkan langkahku ke sana
Sebuah gudang lapuk menua
Sekian lama terabaikan
Rutinitas kesibukan sehari-hari
Membuatku melupakan gudang ini
Yang menyimpan hampir seluruh cerita hidupku
Perlahan kubuka pintunya
Berderit karatan dimakan waktu
Bau apek ruangan lama menyergap
Hm...... debu-debu kenangan memenuhi ingatan
Kuamati sekeliling dan mataku terpaut pada
Sebuah lemari tua penuh kotak laci berdebu
Kutarik kotak laci berjudul "TEMAN"
Di sana teronggok tak beraturan
Foto-foto usang teman-teman semasa kecilku
Buku kenangan penuh gambar tangan-tangan kecil
Mewarnai masa lalu dengan canda, tangis dan tawa
Lalu masa remaja, masa penuh arti
Menoreh mencatat rumah kenangan dalam hati
Aku tersenyum mengenang
Mencoba mengulang kisah memori lama
Mataku terhenyak pada sebuah kotak laci tua lainnya
Tertulis "KEHIDUPAN"
Catatan diary usang masalah belum terpecahkan
Yang masih menunggu vonis ya atau tidak
Yang masih belum juga terjawab
Yang pernah menghantui masa lalu
Ya.....ternyata dalam kehidupan lamaku
Begitu banyak masalah terabaikan
Oleh ketidak tahuan
Oleh ketidak pengertian
Oleh ketiak ramahan
Oleh ketidak bijaksanaan
Oleh ketidak berdayaan
Hingga datangnya sebuah kotak plastik lusuh penuh goresan
Telah mengubah cara pandang hidupku
Kuraih kotak plastik itu
Kubuka dan memang telah kosong
Sekelumit ingatan mengembara pada seorang Ibu renta
Yang selalu tersenyum menyapa ramah pada setiap orang
Kutemui di sudut bangku gereja , sederetanku
Di setiap Minggu pagi misa pertama
Ketika itu........berminggu usai berbulan
Saat derita hidup seakan tak hendak usai
Tak hentinya kuberdoa memohon meminta
Agar DIA memberikan jawaban
Hingga pada waktuNya doaku dikabulkanNya
Seperti biasa pagi itu tanpa sepatah kata
Hanya senyum sapaan tak henti hiasi wajahnya
Dia ulurkan bungkusan plastik dari tas kumalnya
Kuterima dengan penuh tanda tanya
Dia tersenyum dan berkata pelan , "untukmu nak....."
Entah mengapa sejak itu
Aku tidak pernah lagi bertemu Ibu itu
Dan ternyata .....kotak tua itu
Isinya berupa catatan-catatan penting
Memo dan judul perikop dalam Sabda Firman Tuhan
Selanjutnya catatan itu memenuhi ruang kerjaku
Memberikan motivasi dan dalam meraih arti hidupku
Membuatku kuat dalam menghadapi keseharianku
Dengan gaya tulisan angakatan 45 nya
Tertulis "NEVER GIVE UP"
Jangan pernah menyerah dalam hidup ini
Berusaha mencari jawaban atas tiap kejadian suka duka
Jangan pernah lupa berdoa dan berusaha
Walaupun tidak terjawab saat itu
Serahkan diri total padaNya
Kehidupan akan berjalan sesuai kehendakNya
Tak ada yang perlu dikuatirkan
Tak ada yang perlu ditakutkan
Bersama DIA segalanya akan berubah
Menjadi indah pada waktuNya
Amien......
Tuhan memberkati,
Jazzy, Osaka, 7 Juni 2001
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar