Jumat, 29 Agustus 2008

15. Dari Jendela Surga Rumah Tuhan IKUNO

Pintu itu terkuak terbuka lebar
Sinar matahari pagi perlahan membias
Cahayanya tembus sinari altar gereja
Di kejauhan terlihat pohon-pohon pinus tegak menjulang
Membentuk untaian gunung hijau
Putihnya kilauan arakan awan putih
Bagai kapas hiasi langit biru membentang
Bersamaan 2 ekor elang terbang berkejaran
Berputar menyambar pucuk-pucuk pohon pinus
Bunga kosmospun bermekaran berwarna warni
Bunga perdu lainnyapun turut mekar ramaikan suasana
Harmoni itu berpadu menyatu
Sangat indah untuk dilukiskan
Sangat sulit diungkapkan dalam kata
Bagaikan lukisan surga dalam khayalku
Terpampang nyata di hadapan mata
Suara gemericik air sungai mengalir
Menambah khusuknya suasana di dalam gereja
Tuhan, terimakasih ya......
Engkau sudah tunjukkan semua keindahan ini
Kau perlihatkan yang namanya alam semesta
Sehingga membuka kembali jendela hatiku
Yang tertutup rapat tanpa celah tanpa antara
Beku terpaku erat terkunci rapi
Oleh badai kehidupan serasa tak habisnya
Datang meniup kuat mendera sanubari
Melalui keindahan di sekelilingku ini
Suatu berkat nyata timbul kembali
Setelah harapan-harapan yang sempat pupus
Hilang bersama deraan godaaan hidup
Terimakasih Tuhan untuk berkatMu ini
Kusadar ..........
Kau tak pernah tinggalkan aku sendirian
Karena Kau sudah perlihatkan kuasaMu ini
Kutahu..............
Kutakkan pernah berjalan sendiri lagi
Tak pernah!!!!!!!
Kuyakin Kau akan selalu menemaniku
Yoroshiku Onegaishimasu Tuhan
Terimakasih Tuhan
Amien

Tuhan memberkati,
Jazzy
Gereja Katolik IKUNO, 9 September 2001

Tidak ada komentar:

Posting Komentar