Biasanya aku digeletakkan begitu saja
Sembarangan diam menyudut
Di pojok sumpek laci meja belajarnya
Berdesakan bersama setumpukan surat dan alat tulis lainnya
Nilaiku tak beda dengan teman lainnya itu
Padahal sejarahku termasuk yang istimewa
Aku diberikan padanya sebagai hadiah saat ultahnya
Dari seseorang yang sangat mencintainya
Seseorang yang mengenalkan dia akan hadiratNya
Di mukaku ditempelkan pesan kata-kata indah
"GOD'S PROMISES ARE TRUE"
Saat-saat manis itu, aku selalu dibawa ke rumah Bapaku
Berbagi pengalaman bersama teman lain di gereja
Saat senggang aku diraih, dibuka, dielus perhalaman
Dibahas , diajak bicara, ditatap , dipuji
Ayat-ayatku terutama Mazmur adalah favoritnya
Isinyalah terpanjang memuji Bapa di surga
Kadang dia menghafal isi Mazmur-ku
Menyanyikannya dalam pujian-pujian
Diiringi sentuhan jari pada tuts piano
Saat-saat yang bahagia dan menyenangkan
Akupun sangat senang bisa menunaikan tugasku
Namun ......tak ada yang kekal
Hubunganku dengannya telah berubah
Tak semanis dulu lagi
Nasibku jadi tak menentu
Terabaikan begitu saja
Tercampakkan tak berdaya
Betapa ingin kumenjerit
Jangan acuhkan diriku
Jangan abaikan keberadaanku
Raihlah dan bacalah aku
Jadikanlah Firman Tuhan sebagai rema dalam hidupmu
Aku akan menjadi panduan sepanjang perjalanan hidupmu
Jadikanlah aku sahabatmu selalu
Siap menuntun memberikan pengertian dan makna
Kehidupan bahagia menanti bila bersama Bapa di surga
Kuteringat saat Natal menjelang
Akupun dipajang rapi menghias rak buku di ruang keluarga
Bersatu bersama teman-teman penuntun semangat rohani lainnya
Bau wangi kue boneka jahe dibakar lengket menyatu tubuh kami
Hm......sungguh masa-masa penuh kenangan tak terlupakan
Dalam menyambut pesta hari kelahiranNya
Persekutuan Doa Syukur atas lahirnya Juru Selamat Dunia
Kupun mendapat tugas membawakan tuntunan bagi mereka
Tatkala pesta perpisahanpun usai
Aku tidak sedih karena tugasku seperti juga buyut-buyut lain
Siap setia selalu ditempatkan di mana saja
Bagai prajurit yang selalu siaga di arena
Aku berharap bahwa halamanku akan semakin lusuh
Sebagai tanda kusudah tunaikan tugas
Dan bersama berjalannya waktu
Roh Kudus hadir sadarkan kembali dirinya
Dia mulai membuka halaman-halaman tubuhku
Dan tersenyum berdoa ucapkan terimakasih atas kesetiaanku
Lalu.......sebagai bonus
Dia juga memberiku sampul "patch work" yang indah
Penuh warna warni lembut bermakna
Berkat syukur atas kehadiratMu Tuhan
Ijinkanlah aku boleh menemani perjalanan hidupnya selalu
Sampai kembali ke pangkuanMu Tuhan
Terimakasih Tuhan
Amien
Tuhan memberkati,
Jazzy, 11 Juli 2001
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar